kebijakan indonesia basing - basing eh darmakritika basing - basing maksudnya haha

dari sekian banyak keresahan normies yang terjadi, aku ingin menguraikannya melalui tulisan di dunia basing-basing yakni darmakritika, banyak kesalahan - kesalahan yang diungkap kepada publik, sehingganya kini merebak menjadi keresahanku, entah ini faktor pengecut dalam diri yang memang yah mungkin ini sudah tak terbendung jumlahnya contohnya seperti apa? seperti kasus 271 triliun haha

dan semoga dengan tulisan ini kita semua bisa merepleksikan diri kita sebagai seseorang yang bisa berdamai dan membaca langkah - langkah pergerakan yang terjadi di tiap menitnya, sehingga kita bisa menjadi seseorang yang bisa merasionalisasikan setiap alur skenarionya.

 dari sekian banyak kebingungan mulai dari masalah apbn pemerintah dari tiap instansinya minta penambahan anggaran, kementerian atr/bpn menerbitkan kebijakan sertifikat elektronik, ditjen pajak meluncurkan aplikasi coretax yang belum bisa untuk dipakai, hingga ralatnya kebijakan kenaikan pajak ppn 12%. mungkin jika kita bahas perpointnya bisa salah - salah jadi 1 buku yang menarik buat dibaca tapi mending kita fokusin ke sub point soal mengenai kebijakan yang diralat semena mena oleh kementerian keuangan.

berhubung si penulis aku ini adalah calon pengusaha yang sukses aamiin hahaha, ya walaupun masih miskin sih buat sekarang. menurutku sih sebenarnya yang terhormat ibu sri mulyani sudah menjadi ibu keuangan negara indonesia ini gk setahun dua tahun dia baru menjabat melainkan sudah sekitar 15 tahun lebih ia menjadi ibu keuangan negara, tapi kenapa sih bu, ibu itu buat kebijakan udah seperti tahu bulat yang digoreng dadakan, ya dadakan banget jadinya panas deh itu barang, ketika udah panas dilempar tuh ke masyarakat buat dijadikan makanan, udah mah masih panas ngeberatij masyarakat lagi, enak kalo yang dilempar lowongan kerja yang banyak, inimah udah pendapatan yang sedikit ditambah peraturan yang kureng itu menurutku sungguh tidak normis bu hahaha

bukannya apasih bu, ya kalo emang mau naikin pendapatan negara kan bisa pake cara yang lebih manusiawi gak semuanya dibebankan ke masyarakat.

nih saya kasih kasih paham ya bu, kalo emang mau ngasih beban kemasyarakat indonesia itu bisa dimulai dari langkah yang dibuat oleh pemerintahnya dulu contoh negara membuat cenel youtube nah terus karena hari ini masyarakat tuh nganggepnya yang mempunyai keputusan itu pemerintah, sehingganya pemerintah membuat dikrit buat mensubscribe dan menonton konten - konten yang bapak ibu sediakan. ketika sudah mendapatkan pendapatan baru tuh bapak ibu alihkan pendapatan tersebut menjadi pendapatan negara. sekedar saran ajasih bu gak dipake juga gapapa hahaha

(sherly)

Komentar

Postingan Populer